Header Ads

100% SuperCharged Bonus

TRADING BREAKOUT

Permulaan dari pergerakan tren dapat dikenali dengan terjadinya breakout. Breakout secara sederhana adalah harga tertinggi baru atau terendah baru setelah mengalami penembusan garis support atau resistance. Perhatikan gambar dibawah ini:

Setelah candlestick ditutup di bawah garis support, dapat dipertimbangkan sebagai breakout, disaat itulah waktu yang tepat melaksanakan perdagangan. Perhatikan tampilan berikutnya dibawah ini, dimana dalam pergerakan panjang breakout sering kali terjadi berulang kali.
Setelah sebelumnya harga bergerak dengan range harga yang pendek, kita mendapatkan peluang untuk mendapatkan keuntungan dari pergerakan panjang. Tapi yang menjadi permasalahan adalah apa yang dijadikan patokan bagi trader atau investor untuk menyatakan bahwa harga telah mengalami breakout ?

Karena sering kali kita salah menentukan breakout dengan melakukan pembelian pada harga tertinggi (resistance) dan penjualan pada harga terendah (support). Berikut beberapa tip praktis untuk menerapkan strategi breakout:
  1. Tariklah garis support atau resistance yang akan ditembus.
  2. Perhatikan chart dengan tife frame mulai dari yang lebih besar kemudian ke time frame yang lebih pendek. Carilah alasan yang paling kuat jika harga ini akan bergerak panjang. Tetapi jika Anda tidak menemukannya, sebaiknya Anda jangan mencari - cari, apalagi membenarkan asumsi Anda. Bersikaplah terbuka dengan pasar. Ada baiknya Anda menunggu atau lebih baik terlambat sehingga Anda dapat menemukan arah yang sebenarnya.
  3. Laksanakan perdagangan jika memang Anda sudah benar - benar yakin dan perhitungkan tingkat resikonya.
  4. Anda juga dapat menggunakan metode breakout ini secara tiba-tiba. Jika harga sudah mengalami breakout dan Anda memperhitungkan target yang akan dicapai harga masih panjang. 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.