Header Ads

100% SuperCharged Bonus

DOW THEORY (Bag. 5) || APLIKASI DOW THEORY

Kita harus memahami bahwa Dow memberikan informasi prinsip ini berdasarkan riset yang dilakukannya pada pasar saham. Sehingga relevansi dalam  penggunaan teori Dow pada pasar forex akan sedikit berbeda. Kebanyakan para trader forex akan menggunakan prinsip trend dan mengabaikan indeks pasar. Namun ada beberapa yang tetap menggunakan semua prinsip tersebut dalam trading forex.  Pengaplikasian Teori Dow disederhanakan dengan penggunaan trend. Mari kita lihat contoh di bawah ini. Para penganut  teori Dow akan fokus pada trend.

UPTREND

Dalam mengaplikasikan teori Dow dalam trading, seorang trader harus fokus pada ciri-ciri trend. Seperti contoh gambar diatas, bentuk trend pada umumnya adalah seperti susunan tangga. Namun fokusnya ada pada harga high (puncak) yang di lihat pada huruf B dan D dan dengan fokus pada low price (lembah) yang diwakili dengan huruf C dan E. Lihatlah High D lebih tinggi dari High B, dan Low E lebih tinggi  daripada Low C. Inilah tanda sebuah trend naik. 

Sebaliknya untuk trend Down trader tetap fokus pada puncak dan lembah, namun trend down  diwakili  dengan puncak dan lembah yang terus menurun  seperti gambar di bawah ini.
DOWNTREND

Pertanyaannya adalah, bagaimana seorang trader mengaplikasikan teori dow dalam transaksi? Setelah menemukan trend up atau trend down, para penganut teori dow akan menggunakan harga puncak sebagai batas pengambilan keputusan transaksi BUY. Mereka akan masuk ke dalam pasar saat terjadi breakout (penembusan harga), seperti contoh dibawah ini:
UPTREND

Sebaliknya dalam trend down, mereka akan fokus pada level harga lembah sebagai acuan breakout dalam pengambilan keputusan.

DOWNTREND

Selain itu seperti yang ada pada prinsip keenam, konfirmasi pembalikan arah trend ditunjukan dengan susunan yang puncak dan lembahnya membentuk harga yang lebih rendah pada trend up.


Angka 1 , 2 dan 3 adalah konfirmasi pembalikan arah dengan pembentukan pola trend down pada akhir trend up. 

Sebaliknya untuk trend down, jika terjadi ciri-ciri trend up yang dimana puncak dan lembahnya membuat harga yang lebih tinggi, maka potensi trend berubah arah telah terkonfirmasi.

Dapat anda lihat gambar diatas fokus pada angka 1,2 dan 3 memberikan bentuk trend up pada akhir trend down. Ini menunjukan trend telah berubah arah. 

Teori Dow pernah diteliti dan di riset oleh beberapa pengikutnya dan hasilnya adalah performance yang berlipat daripada gain rata-rata pasar.  Namun, pengaplikasikan teori Dow sangatlah penting untuk para analisa teknikal, karena seperti kata Dow, trend sangat sulit berubah haluan, kecuali sudah ada  konfirmasi yang jelas. Inilah yang  membuat para analis teknikal  menggunakan "trend is your friend" sebagai acuan  mereka. Mencari keuntungan dari pergerakan arah trend di pasar.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.